728x90 AdSpace

Info Terkini
loading...
Wednesday, 27 July 2016

Hepatitis B dan Pencegahannya

DATA dari Centers of Disease Control and Prevention, saat ini sebanyak 18.000 orang setiap tahun di Amerika terinfeksi hepatitis B.


Angka ini merupakan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan jumlah penderita pada 1980 yang mencapai 200.000 orang per tahunnya. Diperkirakan sebanyak 1,4 juta orang di United States adalah karier bagi virus ini.

Hepatitis B dapat berakhir dengan komplikasi yang cukup serius, di antaranya adalah sirosis hati, suatu keadaan dimana jaringan hati mengalami kerusakan dan digantikan oleh jaringan parut (fibrous) serta kanker hati (dikenal sebagai karsinoma hepatoseluler).

Telah menjadi pengetahuan umum di kalangan para praktisi medis, bahwa kanker hati kebanyakan disebabkan infeksi sebelumnya oleh virus hepatitis B (angka persentasenya mencapai 80%). Hal ini jamak dijumpai di Asia-Pasifik serta Afrika.

Adalah penting bagi kita untuk mengenali gejala-gejala umum yang terdapat pada infeksi hepatitis B, di antaranya adalah :

– Kelelahan yang berlebihan (fatigue)
– Demam ringan
– Sakit kepala
– Rasa mual, hilangnya selera makan dan muntah
– Rasa tidak nyaman pada sisi kanan dari rusuk terbawah (lokasi hati)
– Kotoran yang kecoklatan
– Urine yang berwarna gelap (seperti teh)
– Kekuningan pada kulit (jaundice)

Pemeriksaaan laboratorium yang diperlukan untuk diagnosa pasti dari hepatitis b adalah HbsAg, Anti HBc (total), Anti HBc (IgM) dan Anti HBs. Mungkin diperlukan juga beberapa pemeriksaan lainnya seperti USG Hati.

Pelaksanaan hepatitis B akut secara umum adalah istirahat total (bed rest), banyak mendapat asupan cairan serta pengobatan antinyeri.

Dapat juga diberikan suplemen makanan untuk memperbaiki fungsi hati.

Pengobatan lebih ditujukan pada hepatitis B kronik, tergantung pada usia, berat penyakit serta hasil dari berbagai hasil pemeriksaan laboratorium sebelumnya.

Pengobatan bertujuan untuk mencegah kondisi hati mengarah pada sirosis hati atau bahkan kanker hati.

Oleh: dr. Reza Aditya Digambiro, M.Kes, M.Ked(PA), Sp.PA. Pemerhati kesehatan, pengajar pada Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, dan Kepala Pap Smear Center RS Ibnusina DKI Jakarta
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Hepatitis B dan Pencegahannya Rating: 5 Reviewed By: Warta Terbeken
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...